Cart
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah
1/ 8

Komik Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah (Ilustrasi guna Teknologi AI)

Kepulangan Ngah Jabor dari Mekah disambut bukan sekadar sebagai kembalinya seorang anak watan, tetapi sebagai datangnya harapan baharu buat bangsanya.
RM15.00 MYR
RM0.00 MYR
Quantity
Only 49 left
Volume Pricing
Quantity
Price
1+
RM15.00 MYR each
Worldwide shipping available
Secure payments
Trusted packing

Tajuk : Ngah Jabor #1 - Bangkit dengan Hikmah

Penulis : Panel UPSI

ISBN : 978-967-0078-91-5

Tahun Terbit : 2025

Halaman :  104

Berat : 150 gram

Sinopsis:

Kepulangan Ngah Jabor dari Mekah disambut bukan sekadar sebagai kembalinya seorang anak watan, tetapi sebagai datangnya harapan baharu buat bangsanya. Anak muda ini tidak hanya membawa pulang kitab dan akal, tetapi semangat membara untuk melihat tanah airnya bebas dan bermaruah. Ketika Perak mula bergolak akibat tekanan penjajah British, suara Ngah Jabor mula kedengaran, tenang namun tegas.

Komik Ngah Jabor 1 mengangkat kisah awal beliau sebagai tokoh muda yang menggalas tanggungjawab besar, menjadikan ilmu sebagai senjata dan kebijaksanaan sebagai pelindung. Ketika penjajahan mula merobek adat dan kedaulatan, Ngah Jabor tampil sebagai antara suara terakhir yang masih mempertahankan harga diri tanah airnya.